5 Rookie Monster MPL ID S17: Calon Bintang Baru Esports Indonesia

5 Rookie Monster MPL ID S17 yang Wajib Dipantau: Era Baru Telah Tiba

Panggung Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 resmi bergulir. Musim ini menjanjikan sesuatu yang berbeda dari musim-musim sebelumnya. Jika beberapa tahun lalu kita masih melihat dominasi wajah-wajah lama atau veteran, Season 17 ini menjadi momentum besar bagi terjadinya regenerasi total. Tim-tim besar seperti RRQ Hoshi, EVOS Glory, hingga ONIC Esports mulai berani mempromosikan talenta muda dari liga pengembangan (MDL) untuk mengisi line-up utama mereka.

Para pemain muda ini, atau yang sering kita sebut sebagai Rookie, datang bukan hanya sebagai pelengkap. Mereka membawa gaya permainan baru, mekanik yang lebih cepat, dan rasa lapar akan gelar juara yang begitu besar. Julukan “Rookie Monster” pun mulai komunitas sematkan kepada beberapa nama yang tampil mencolok selama sesi pemanasan atau turnamen pra-musim. Artikel ini akan mengulas lima rookie paling berbahaya di MPL ID S17 yang wajib Anda pantau perkembangannya.

1. Vixel (Jungler) – Sang Tuan Muda Baru

Nama pertama yang langsung mencuri perhatian publik adalah Vixel. Dipromosikan dari tim lapis dua salah satu raksasa esports Indonesia, Vixel datang dengan reputasi sebagai Jungler dengan mekanik “Fast Hand” yang mengerikan. Berbeda dengan Jungler veteran yang cenderung bermain aman dan objektif, Vixel mengusung gaya main agresif yang sangat berisiko namun mematikan.

Ia memiliki spesialisasi pada hero-hero Assassin seperti Ling, Fanny, dan Hayabusa. Kecepatan jarinya dalam melakukan combo skill sering kali membuat musuh tidak sempat bereaksi. Selain itu, insting membunuhnya sangat tajam. Ia tahu persis kapan harus masuk ke garis belakang musuh untuk menculik Marksman atau Mage. Jika ia mampu menjaga konsistensi mentalnya di panggung besar, Vixel berpotensi menjadi “The Next Alberttt” atau bahkan melampauinya di musim ini.

2. Kylo (Roamer) – Otak Serangan yang Jenius

Posisi Roamer sering kali identik dengan pemain senior karena membutuhkan kemampuan kepemimpinan (shotcall) yang matang. Namun, Kylo mematahkan stigma tersebut. Meski berstatus sebagai pendatang baru, Kylo menunjukkan kedewasaan bermain layaknya seorang veteran yang sudah berlaga selama 10 musim.

Kelebihan utama Kylo terletak pada visi makro dan penguasaan peta (map awareness). Ia jarang sekali melakukan kesalahan posisi (offside). Sebaliknya, ia justru sering menjadi inisiator yang membuka peluang emas bagi rekan setimnya. Kemampuannya dalam membaca strategi lawan juga sangat impresif. Dalam situasi genting, Kylo mampu memprediksi rotasi lawan dengan akurasi tinggi, seolah-olah ia sedang memainkan simulasi strategi rumit layaknya catur4d yang menuntut ketelitian di setiap langkah pionnya untuk menjebak raja lawan. Kecerdasan inilah yang membuat timnya selalu unggul dalam perebutan objektif Turtle maupun Lord.

3. Ryze (Gold Laner) – Mesin Pembunuh Jarak Jauh

Di jalur emas atau Gold Lane, nama Ryze menjadi sorotan utama. Pemain muda ini memiliki satu kualitas yang wajib dimiliki oleh seorang Gold Laner kelas dunia: Positioning (penempatan posisi) yang sempurna. Ryze sangat licin dan sulit disentuh oleh Assassin lawan.

Ia menguasai hero Marksman yang membutuhkan mekanik tinggi seperti Wanwan dan Claude, namun juga sangat efektif menggunakan hero hit-and-run seperti Karrie. Statistik menunjukkan bahwa Ryze memiliki rata-rata Gold Per Minute (GPM) tertinggi di antara para rookie lainnya. Hal ini membuktikan efisiensinya dalam melakukan farming. Ketika memasuki fase late game, Ryze bertransformasi menjadi jaminan kemenangan bagi timnya dengan damage output yang tak terbendung.

4. Storm (Exp Laner) – Tembok Kokoh yang Tak Runtuh

Peran Exp Laner menuntut keseimbangan antara kemampuan bertahan hidup (sustain) dan kemampuan mengganggu formasi lawan (zoning). Storm hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Ia dikenal sebagai pemain yang sangat disiplin dalam menjaga lane. Sangat jarang melihat Storm kalah telak dalam situasi satu lawan satu (1v1) di jalur EXP.

Keahlian utamanya adalah penggunaan hero Fighter tebal seperti Yu Zhong, Lapu-Lapu, dan Terizla. Storm tahu persis tugasnya saat team fight terjadi: ia akan langsung melompat ke lini belakang musuh untuk memecah konsentrasi damage dealer lawan. Keberaniannya menabrak lima orang musuh sekaligus sering kali memberikan ruang gerak yang luas bagi rekan setimnya untuk melakukan eksekusi.

5. Zen (Mid Laner) – Penyihir Muda dengan Akurasi Tinggi

Daftar ini tidak akan lengkap tanpa menyebutkan Zen, sang Mid Laner ajaib. Zen memiliki hero pool yang sangat luas, mulai dari Mage High Ground seperti Pharsa dan Yve, hingga Mage tipe burst jarak dekat seperti Kadita. Fleksibilitas ini memudahkan pelatih dalam menyusun strategi draft pick.

Kekuatan utama Zen adalah akurasi skill-nya yang di atas rata-rata. Ia jarang membuang ultimate dengan percuma. Selain itu, rotasinya ke jalur atas dan bawah sangat cepat dan efektif. Zen sering kali datang di saat yang tepat untuk membantu teman yang sedang terdesak, mengubah situasi kalah jumlah menjadi kemenangan tim. Sinerginya dengan Jungler dan Roamer timnya sudah terlihat sangat padu, menjadikan trio lini tengah mereka sebagai ancaman serius bagi tim manapun di MPL ID S17.

Kesimpulan

MPL ID Season 17 bukan sekadar tentang tim mana yang akan mengangkat piala, tetapi juga tentang lahirnya bintang-bintang baru yang akan meneruskan tongkat estafet kejayaan esports Indonesia. Kelima rookie monster di atas—Vixel, Kylo, Ryze, Storm, dan Zen—telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka.

Dengan kemampuan mekanik yang tinggi dan mentalitas juara yang mulai terbentuk, mereka siap mengguncang dominasi para pemain senior. Kita sebagai penikmat skena kompetitif tentu sangat menantikan aksi-aksi memukau mereka di Land of Dawn. Jangan lewatkan setiap pertandingan mereka, karena sejarah baru mungkin akan tercipta dari tangan-tangan dingin para pemuda ini.